10 Tahap atau Periode perkembangan pada Manusia
Tahap Atau
Periode Perkembangan
Periode Pranatal
Sebagian besar perkembangan yang terjadi
sebelum kelahiran telah diselidiki para fisiolog dan profesi medis, dan
hasil-hasil penelitian ini secara luas dipinjam dan dikembangkan para ahli psikologi
perkembangan. Sumbangan mereka sebagian besar melengkapi data fisiologis dan
data fisik dengan bukti tentang pengaruh keadaan psikologis pada pola
perkembangan dan pengaruh jangka panjang dari sikap orang-orang yang berarti.
Meskipun kenyataan bahwa periode
perkembangan pertama dalam rentang kehidupan ini merupakan periode yang singkat
dibanding periode perkembangan lainnya, namun dalam banyak hal periode ini
penting atau bahkan yang terpenting dari semua periode. Periode ini, yang mulai
pada saat pembuahan dan berakhir pada kelahiran, kurang lebih panjangnya 270
sampai 280 hari atau sembilan bulan.
Masa Bayi Baru Lahir
Masa bayi neonatal menurut kamus yang
baku, merupakan permulaan atau periode awal keberadaan sebagai individu dan
bukan sebagai parasit di dalam tubuh ibu. Periode neonatal ini bermula saat
seorang bayi lahir dan akan berakhir saat bayi sudah menginjak usia dua minggu.
Periode yang tersingkat dari semua periode perkembangan yang ada. Masa
perkembangan ini adalah periode di mana seorang bayi yang baru lahir harus
segera beradaptasi atau menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar rahim ibu, dimana
selama rentang waktu kurang lebih sembilan bulan ia berada di dalam rahim ibu.
- Menurut kriteria medis, penyesuaian ini akan berakhir pada saat tali pusar lepas dari pusarnya.
- Menurut kriteria fisiologis berakhir pada saat bayi gemuk kembali setelah kehilangan berat badan sesudah dilahirkan.
- Menurut kriteria psikologis berakhir pada saat bayi mulai menunjukkan tanda-tanda kemajuan perkembangan perilaku.
Sekalipun pada umumnya
bayi menyelesaikan penyesuaian ini dalam dua minggu atau sedikit lebih cepat,
tetapi bagi yang sulit lahir atau yang lahir sebelum waktunya memerlukan waktu
penyesuaian yang lebih lama.
Masa Bayi
Periode ini terjadi kurang lebih selama
dua tahun pertama setelah periode bayi yang baru lahir atau periode neonatal
yang berlangsung selama dua minggu setelah kelahiran. Meski dalam kasusnya
banyak yang menganggap atau mengatakan bahwa masa bayi termasuk dalam periode
bayi baru lahir, tetapi sebutan masa bayi dipakai guna membedakan periode ini
dengan periode bayi baru lahir yang pada masa tersebut tidak berdaya sama
sekali.
Seiring berjalannya waktu dan masa bayi sudah dialami selama beberapa
bulan, maka keadaan tidak berdaya pada seorang bayi akan sedikit demi sedikit
mengalami penurunan. Akan tetapi tidak berarti bahwa keadaan tidak berdaya
secara cepat menghilang dan bayi menjadi mandiri, melainkan setiap hari, setiap
minggu dan setiap bulan bayi semakin mampu mandiri sehingga saat berakhirnya
periode ini yakni pada saat bayi menginjak usia dua tahun, ia akan menjadi
manusia yang berbeda jika dibandingkan pada masa pascanatal.
Meskipun seluruh masa anak-anak terutama
tahun-tahun awal dianggap sebagai masa dasar. Tetapi dapat dikatakan jika masa
bayi adalah dasar atau kunci dari setiap periode kehidupan yang sesungguhnya
karena pada periode ini banyak sekali pola perilaku, sikap-sikap dan juga pola
ekspresi emosi terbentuk.
Minat ilmiah terhadap pentingnya dasar ini pertama
kali muncul dari karya Freud, yang mempertahankan pendapatnya bahwa penyesuaian
diri yang kurang baik di masa dewasa berpangkal pada pengalaman-pengalaman masa
kanak-kanak yang kurang baik.
Awal Masa
Kanak-Kanak
Pada umumnya orang berpendapat bahwa masa
kanak-kanak merupakan masa yang terpanjang dalam rentang kehidupan (saat di
mana individu relatif tidak berdaya dan tergantung pada orang lain). Seorang
anak sering berpikir dan menganggap bahwa awal masa kanak-kanak (young
children) ini seakan-akan tidak ada akhirnya ketika mereka sudah tidak sabar
menunggu saat yang didambakan yakni pengakuan dari masyarakat bahwa mereka
bukan anak-anak lagi melainkan “orang-orang dewasa.”
Masa kanak-kanak dimulai
setelah melewati masa bayi yang penuh ketergantungan, yakni kira-kira usia dua
tahun sampai saat anak matang secara seksual, kira-kira tiga belas tahun untuk
wanita dan empat belas tahun untuk pria. Setelah anak matang secara seksual,
maka ia disebut remaja.
Selama periode yang panjang ini (secara
kasar sebelas tahun pada wanita dan dua belas tahun pada pria) terjadilah
sejumlah perubahan yang mencolok baik secara fisik maupun psikologis. Pada saat
ini, secara luas diketahui bahwa masa kanak-kanak di bagi lagi menjadi dua
periode yang berbeda (awal dan akhir masa kanak-kanak).
Periode awal
berlangsung dari umur dua sampai enam tahun dan periode akhir dari enam sampai
tiba saatnya anak matang secara seksual. Jadi, awal masa kanak-kanak bermula
saat usia dua tahun (saat masa bayi berakhir) dan berakhir pada saat anak
memasuki sekolah dasar yakni sekitar usia enam tahun.
Akhir Masa Kanak-Kanak
Akhir masa kanak-kanak (late childhood)
berlangsung dari usia enam tahun sampai tiba saatnya individu menjadi matang
secara seksual. Pada awal dan akhirnya, akhir masa kanak-kanak ditandai oleh
kondisi yang sangat mempengaruhi penyesuaian pribadi dan penyesuaian sosial
anak.
Permulaan akhir masa kanak-kanak ditandai
dengan masuknya anak ke kelas satu sekolah dasar, hal yang wajib untuk anak
berusia enam tahun di Amerika. Pada beberapa anak, proses ini merupakan
perubahan besar dalam pola kehidupan sang anak, dan juga bagi anak yang pernah
mengalami pembelajaran di situasi prasekolah selama setahun.
Tuntutan yang
berat pada anak untuk beradaptasi atau menyesuaikan diri dengan harapan baru
saat masuk sekolah, banyak anak berada dalam keadaan tidak seimbang, dalam
artian anak mengalami gangguan emosional yang dapat mengakibatkan perubahan
dalam sikap dan perilakunya.
Selama setahun dua tahun terakhir dari
masa kanak-kanak terjadi perubahan fisik yang menonjol dan hal ini juga dapat
mengakibatkan perubahan dalam sikap, nilai dan perilaku dengan menjelang
berakhirnya periode ini dan anak mempersiapkan diri, secara fisik dan
psikologis, untuk memasuki mas remaja.
Perubahan fisik yang terjadi menjelang
berakhirnya masa kanak-kanak menimbulkan keadaan ketidakseimbangan di mana pola
kehidupan yang sudah terbiasa menjadi terganggu dan anak selama beberapa saat
merasa terganggu sampai tercapainya penyesuaian diri terhadap perubahan ini.
Periode akhir masa kanak-kanak ini dapat dilihat atau diprediksi, tetapi orang
tidak dapat mengetahui secara tepat kapan periode ini berakhir karena salah
satu syarat sudah berakhirnya masa anak-anak dan berganti ke masa remaja adalah
kematangan seksual, pada setiap individu kematangan seksual (yaitu kriteria
yang digunakan untuk memisahkan masa kanak-kanak dengan masa remaja) timbulnya
tidak selalu pada usia yang sama.
Masa
Puber
Pubertas adalah periode dalam rentang
perkembangan ketika anak-anak berubah dari makhluk aseksual menjadi makhluk
seksual. Seperti diterangkan oleh Root, “Masa puber adalah suatu tahap dalam
perkembangan di mana terjadi kematangan alat-alat seksual dan tercapai
kemampuan reproduksi. Tahap ini disertai dengan perubahan-perubahan dalam
pertumbuhan somatis dan perspektif psikologis”.
Sebagian besar orang-orang primitif
selama berabad-abad mengenal masa puber sebagai masa yang penting dalam rentang
kehidupan setiap orang. Mereka sudah terbiasa mengamati berbagai macam upacara
sehubungan dengan kenyataan bahwa dengan terjadinya perubahan-perubahan tubuh,
anak yang melangkah dari masa kanak-kanak ke masa dewasa.
Ketika sang anak
berhasil melewati ujian-ujian yang menjadi bagian atau syarat penting dari
semua upacara pubertas yang menjadi budaya kala itu, maka anak laki-laki dan
anak perempuan memperoleh hak dan keistimewaan sebagai orang dewasa dan diharap
memikul tanggung jawab yang mengiringi status dewasa.
Di antara orang-orang Yunani kuno, masa
pubertas dikenal sebagai saat terjadinya perubahan-perubahan fisik dan
perilaku. Aristoteles menulis di dalam Historia Animalium: “Sebagian besar pria
mulai memproduksi sperma setelah usia 14 tahun. Pada saat yang sama rambut
kemaluan mulai tumbuh..... Pada saat yang sama payudara wanita mulai membesar
dan haid mulai mengalir, cairan haid menyerupai darah segar..... Pada umumnya
haid terjadi bilamana payudara sudah tumbuh setinggi dua jari.”
Yang lebih penting adalah penekanan
Aristoteles pada perubahan-perubahan perilaku. Ia menguraikan bahwa anak
perempuan yang sedang puber mudah marah, penuh gairah, sangat rajin, dan selalu
memerlukan pengawasan karena berkambangnya dorongan-dorongan seksual.
Masa
Remaja
Masa remaja memiliki makna yang luas,
mencakup kematangan mental, emosional, sosial, dan fisik. Seperti yang pernah
dikatakan salah satu tokoh dalam dunia psikologi yakni Piaget:
Jika ditinjau dari sisi psikologis maka
usia remaja adalah masa dimana anak mulai menyesuaikan serta menerapkan
kehidupan yang dilakukan oleh seseorang yang sudah dewasa, di usia ini seorang
anak sudah merasa bahwa ia sudah berada ditingkatan yang sama dengan orang
dewasa atau orang yang lebih tua darinya dalam hal-hal sosial atau hak-hak yang
berlaku dimasyarakat.
Penyesuaian dan penerapan integrasi dalam
masyarakat (dewasa) pada seorang remaja mempunyai banyak aspek efektif yang
biasanya sering berhubungan dengan pubertas. Perubahan lain yang menonjol pada masa
remaja adalah cara berpikir atau daya intelektual mereka yang semakin matang.
Perubahan dalam hal cara mereka berpikir inilah yang membuat ia seakan-akan
sudah berada ditingkatan yang sama dalam segi sosial dengan orang dewasa, hal
ini pula yang menjadi ciri khusus berkaitan dengan ciri masa remaja.
Pada umumnya seorang anak sudah memasuki
masa remaja adalah ketika anak secara seksual menjadi matang dan masa ini akan
berakhir saat sudah mencapai usia matang secara hukum (ketentuan yang berlaku
dimasyarakat). Namun, penelitian tentang perubahan perilaku, sikap dan
nilai-nilai sepanjang masa remaja tidak hanya menunjukkan bahwa setiap
perubahan terjadi lebih cepat pada masa awal remaja daripada tahap akhir masa
remaja, tetapi juga menunjukkan bahwa perilaku, sikap dan nilai-nilai pada awal
masa remaja berbeda dengan pada akhir masa remaja. Dengan demikian secara umum
masa remaja dibagi menjadi dua bagian, yaitu awal masa remaja dan akhir masa remaja.
Batas yang digunakan untuk membedakan dan
memisahkan antara awal masa remaja dan akhir masa remaja adalah berada di
sekitar usia tujuh belas tahun; yakni usia saat setiap remaja kebanyakan sudah
memasuki sekolah menengah tingkat atas (SMA). Ketika remaja duduk di kelas
akhir, biasanya orang tua menganggapnya hampir dewasa dan berada di ambang
peratasan untuk memasuki dunia kerja orang dewasa, melanjutkan ke pendidikan
tinggi, atau menerima pelatihan kerja tertentu. Status di sekolah juga membuat
remaja sadar akan tanggung jawab yang sebelumnya belum pernah terpikirkan.
Kesadaran akan status formal yang baru, baik di rumah maupun di sekolah,
mendorong sebagian remaja untuk berperilaku lebih matang.
Karena rata-rata laki-laki lebih lambat
matang daripada anak perempuan, maka laki-laki mengalami periode awal masa
remaja yang lebih singkat, meskipun pada usia delapan belas tahun ia sudah
dianggap dewasa, seperti halnya anak perempuan. Akibatnya, seringkali laki-laki
tampak kurang matang untuk usianya dibandingkan dengan perempuan. Namun, dengan
adanya status yang lebih matang di rumah dan di sekolah, biasanya laki-laki
cepat menyesuaikan diri dan menunjukkan perilaku yang lebih matang, yang sangat
berbeda dengan perilaku remaja yang lebih muda.
Awal masa remaja berlangsung kira-kira
dari usia tiga belas tahun sampai enam belas atau tujuh belas tahun, dan akhir
masa remaja bermula dari usia 16 atau 17 tahun sampai delapan belas tahun,
yaitu usia matang secara hukum. Jadi periode akhir pada masa remaja berlangsung
cukup singkat, hanya berlangsung selama satu atau dua tahun saja.
Masa
Dewasa Dini
Setiap kebudayaan membuat perbedaan usia
kapan seseorang mencapai status dewasa secara resmi. Pada sebagian besar
kebudayaan kuno, status ini tercapai apabila pertumbuhan pubertas sudah selesai
atau hampir selesai dan apabila organ kelamin anak telah berkembang dan mampu
berproduksi.
Belum lama ini, dalam kebudayaan Amerika seorang anak belum resmi
dianggap dewasa kalau ia belum mencapai usia 21 tahun. Sekarang, usia 18 tahun
merupakan usia di mana seseorang dianggap dewasa secara sah. Dengan
meningkatnya lamanya hidup atau panjangnya usia rata-rata orang maka masa
dewasa sekarang mencakup waktu yang paling lama dalam rentang hidup.
Selama masa dewasa yang panjang ini,
perubahan-perubahan fisik dan psikologis terjadi pada waktu-waktu yang dapat
diramalkan seperti masa kanak-kanak dan masa remaja, yang juga mencakup periode
cukup lama (saat terjadinya perubahan-perubahan fisik dan psikologis tertentu,
masa dewasa biasanya dibagi berdasarkan periode yang menunjuk) pada
perubahan-perubahan tersebut, bersama dengan, masalah-masalah penyesuaian diri
dan tekanan-tekanan berdaya serta harapan-harapan yang timbul akibat
perubahan-perubahan tersebut.
Masa
Dewasa Madya
Lazimnya masa dewasa madya ini
berlangsung jika seseorang sudah menginjak usia 40 tahun dan berakhir sampai ia
berusia 60 tahun. Masa tersebut pada akhirnya ditandai oleh adanya
perubahan-perubahan jasmani dan mental. Pada umumnya seseorang akan mengalami
penurunan dalam kekuatan fisiknya ketika ia sudah memasuki usia 60 tahun, dan
hal serupa juga terjadi dengan kekuatan daya ingatnya (mereka akan mudah
merasakan lelah jika melakukan pekerjaan berat dan akan sering mengalami lupa).
Meskipun sekarang ini mungkin banyak orang yang mengalami tanda-tanda tersebut
lebih lambat dari usia 60 tahun, akan tetapi ciri-cirinya tetap dapat ditemukan
meski tidak terlalu nampak. Meningkatnya kecenderungan untuk pensiun pada usia
60 tahun sengaja ataupun tidak sengaja usia 60 tahun dianggap sebagai garis
batas antara usia madya dengan usia lanjut, jadi batasnya bukan usia 65 tahun.
Oleh karena usia madya merupakan periode
yang panjang dalam rentang kehidupan manusia, biasanya usia tersebut dibagi-bagi
ke dalam dua sub bagian, yaitu:
- Usia madya dini yang membentang dari usia 40 sampai 50 tahun dan
- Usia madya lanjut yang berbentang antara usia 50 sampai 60 tahun. Selama usia madya lanjut, perubahan fisik dan psikologis yang pertama kali mulai selama 40-an awal menjadi lebih kelihatan.
Seperti halnya periode lain dalam rentang
kehidupan berbeda menurut tahap di mana perubahan fisik yang membedakan usia
madya dari masa dewasa dini pada satu batas, dan usia lanjut di batas lainnya.
Menurut pepatah kuno, seperti halnya buah apel, matangnya pun tidak pada bulan
oktober. Demikian juga halnya dengan manusia.
Masa
Dewasa Lanjut (Usia Lanjut)
Usia tua adalah periode penutup dalam
rentang hidup seseorang, yaitu suatu periode di mana seseorang telah “beranjak
jauh” dari periode terdahulu yang lebih menyenangkan, atau beranjak dari waktu
yang sudah dialami. Ia sering melihat masa lalunya, biasanya dengan penuh
penyesalan, dan cenderung ingin hidup mencoba mengabaikan masa depan sedapat
mungkin.
Usia 60 biasanya dipandang sebagai garis
pemisah antara usia madya dan usia lanjut. Akan tetapi orang sering menyadari
bahwa usia kronologis merupakan kriteria yang bagus dalam menandai pemulaan
usia lanjut karena terdapat perbedaan tertentu di antara individu-individu
dalam usia pada saat mana usia lanjut mereka mulai.
Karena kondisi kehidupan dan perawatan
yang lebih baik, kebanyakan pria dan wanita zaman sekarang tidak menunjukkan
tanda-tanda ketuaan mental dan fisiknya sampai awal 70 tahun. Karena alasan
tersebut, ada kecenderungan yang meningkat untuk menggunakkan usia 65 sebagai
usia pensiun dalam berbagai urusan, sebagai tanda mulainya usia lanjut.
Tahap berakhir dalam rentang kehidupan
sering dibagi menjadi usia lanjut dini, yang berkisar antara usia 60 sampai 70
tahun dan usia lanjut yang mulai pada usia 70 tahun sampai akhir kehidupan
seseorang.
Orang dalam usia 60-an biasanya digolongkan dalam usia tua, yang
berarti antara sedikit lebih tua atau setelah usia madya dan usia lanjut
setelah mereka mencapai usia 70 tahun, yang menurut standar beberapa kamus
berarti makin lanjut usia seseorang dalam periode hidupnya dan telah kehilangan
kejayaan masa mudanya.
Untuk
melihat video-video pembahasan Psikologi, Klik link dibawah ini